Kamis, 04 Desember 2008

Accident


Kecelakaan..
Apakah kalian pernah mengalami kecelakaan di jalan yang mengakibatkan trauma??
Aku pernah dan tak kan terlupakan..
Peristiwa yg benar-benar tidak pernah diharapkan..
Melihat orang yang paling kita sayangi mesti mengalami pendarahan dan patah tulang..
Melihat orang yang paling kita sayangi masih bangkit berdiri setelah terhempas begitu jauh hanya untuk menolong kita sedangkan keadaannya lebih menyakitkan dari yang kita alami..
Apakah kalian masih bisa berdiri tegar melihat itu semua??
Aku hanya bisa menangis meminta tolong pada orang sekitar, seluruh tubuh dan jiwa terasa runtuh..
Aku bingung, benar-benar bingung dan ketakutan..
Ketakutan karena merasa tak mampu menyelamatkan orang yang paling kusayang..
Ketakutan karena tak sanggup melihatnya dengan darah yang terus mengalir..
Ketakutan kalau kesadarannya hilang..
Ketakutan karena aku begitu takut kehilangannya..

Saat tiba di rumah sakit tubuhku masih saja gemetaran..
Untuk menggenggam gelas yang diberikan perawat saja aku tak mampu, yang ada hanya berdoa untuk keselamatannya..
Patah tulang..rasanya keterangan itu begitu buruknya..
Dokter meminta untuk segera dilakukan operasi pada tangannya..
Air mata yang sedari tadi belum kering, kembali tumpah..perih..sakit sekali rasanya..
Tapi aku tidak boleh menangis didepannya, tidak boleh membuatnya tambah sedih..
Walau sesungguhnya aku tak sanggup menahan semua ini, tapi aku harus tegar dihadapannya..
Melihat dia menangis dihadapanku mengatakan betapa sakit tangannya..
Hanya mampu menghapus airmatanya dan berkata "ingat yang indah-indah tentang kita sayang"..
Dia bilang "jangan tinggalkan aku sendiri" ..
"aku tak kan pernah meninggalkanmu"..

Saat dia memasuki ruangan operasi itu, aku hanya mampu berdoa, terus berdoa..
Tuhan selamatkanlah dirinya..berikan kesembuhan untuknya..
Seluruh keluarga mulai berkumpul, tapi tak ada satu pun yg tau bagaimana sesungguhnya prasaanku saat itu..
Hancur..sedih..hampa..memikirkannya yang harus mangalami semua ini..mengapa bukan aku saja??
Luka-luka ditubuhku sendiri tak aku rasakan karena aku lebih memikirkan dirinya..
Waktu berlalu..terasa lama sekali menunggunya keluar dari ruangan operasi itu..

Saat dia keluar dari ruangan operasi itu, lega rasanya..
Melihatnya yang masih setengah sadar..
Menggenggam jemarinya.. dan terpaksa pergi meninggalkannya di rumah sakit malam itu Karena tidak ingin merusak perasaan orang lain..
Tapi aku tau dari tatapannya dia tak ingin aku pergi, walau bibirnya berkata "pulanglah, kamu mesti istirahat malam ini"..
"tapi besok pagi ke sini lagi temani aku".. andai dia tahu sesungguhnya aku tak ingin pulang..

Siapa bilang aku istirahat malam itu..
Yang ada adalah tangis perihku tumpah seiring gelap dan sunyinya malam..
Tangis yang mesti ditahan dari tadi..tangis yang terlalu menyakitkan untukku..
Yang sampai saat ini masih membuatku menangis mengingat rasa sedih itu..
Yang sampai saat ini masih membuatku trauma..(aku rapuh..sungguh tak sekuat yang kalian kira)..

Hari-hari berikutnya hanya aku lewati dengan menemaninya di rumah sakit..
Memberikan seluruh perhatian dan sayang ini untuknya..
Sampai dia sembuh, sampai dia bisa tersenyum dan memelukku lagi..
Sampai kita sama-sama menyembuhkan luka-luka itu..(walau bekasnya takkan pernah hilang dihatiku)
Sampai hari ini..sayang itu masih miliknya..

Tidak ada komentar: