Sabtu, 13 Desember 2008

I'm waiting for you..

Malam ini aku masih menunggu kabar darimu..
Entah apa yang terjadi padamu di sana.. aku tak tahu..
Aku hanya mampu menunggu dan berdoa untukmu..
Semoga kamu baik-baik saja dan segera berlari menemuiku..

Sayang, taukah kamu..
Akhir-akhir ini telponku sering berdering..
Orang-orang bertanya tentangmu kepadaku..
Aku sedih, karena aku sama tidak tahunya seperti mereka..

Sayang, kapankah kamu pulang??
Aku menunggumu dibatas kerinduan yang makin membunuhku..
Dalam kerinduan yang menguras hati, pikiran dan airmata..
Cepatlah temui aku, lalu ceritakan semua yang terlewati..
Aku berjanji akan duduk tenang disampingmu dan mendengarkan semuanya..
Lalu akan ku ceritakan pula kisahku disini..

Sayang, bolehkah aku berkata lelah??
Karena aku lelah dengan kondisiku sekarang..
Karena aku lelah jauh darimu..
Aku rindu sms pagi mu..
Aku rindu ucapan "Met pagi sayang" darimu..
Aku rindu dering telponmu di malam hari..
Aku rindu obrolan kita sebelum tidur..
Aku rindu ucapan "Met bobo sayang, mimpi yang indah ya"
Aku rindu saat kita solat berdua..
Aku rindu baca Quran bersamamu
Aku rindu nonton tv denganmu dan membahas tayangan itu..
Aku rindu bertanding main PS2 denganmu..
Aku rindu makan seafood kegemaran kita..
Aku rindu tawa kita, tangis kita..
Aku rindu semuanya sayang..
Terlebih lagi, aku rindu kehadiranmu disisiku..

Dan akhirnya aku pun menyanyikan lagu ini..
Salah satu lagu favorit kita..

Firasat

kemarin kulihat awan membentuk wajahmu
desah angin meniupkan namamu
tubuhku terpaku


semalam bulan sabit melengkungkan senyummu
tabur bintang serupa kilau auramu
aku pun sadari, ku segera berlari


reff: cepat pulang
cepat kembali, jangan pergi lagi
firasatku ingin kau tuk cepat pulang
cepat kembali, jangan pergi lagi


akhirnya bagai sungai yang mendamba samudera
ku tahu pasti kemanakan ku bermuara
semoga ada waktu, sayangku


ku percaya alam pun berbahasa
ada makna di balik semua pertanda
firasat ini rasa rindukah atau kah tanda bahaya
aku tak peduli, ku terus berlari


repeat reff


dan lihatlah sayang
hujan turun membasahi
seolah ku berair mata

Tidak ada komentar: